Dari Bupati Hingga Menteri Akan Hadir di Golden Award Siwo PWI 2020

Spread the love

JakCityNews (Jakarta) – Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat  memberikan penghargaan kepada insan olahraga nasional bertajuk: “Golden Award Malam Anugerah Siwo PWI 2020”  yang akan dilangsungkan di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Rabu (16/12/2020).

“Kami bersyukur masih bisa menggelar agenda tahunan ini.  Meski di tengah pandemic, pelaksanaannya tidak mengurangi gengsi,” kata Ketua Siwo PWI Pusat Gungde Ariwangsa, di Jakarta, Selasa (15/12/2020).

Ariwangsa yang didampingi Ketua Panitia Bambang Prihandoko menuturkan,  ajang apresiasi untuk insan olahraga terbaik Indonesia ini akan dihadiri oleh dua menteri, empat gubernur, bupati, anggota DPR RI dan DPRD.

Selain itu akan hadir juga Ketua Umum KONI Pusat, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Ketua PWI Pusat, politisi serta tokoh olahraga nasional.

Adapun Golden Award Malam Anugerah Siwo PWI 2020 akan memberikan 38 penghargaan dari berbagi kategori. Mulai dari atlet, pelatih, pembina, penggerak olahraga, dharma bakti, dan lifetime achievment.

Baca juga :

“Siwo berharap ini akan menjadi ajang pesta insan olahraga terbaik Indonesia. Dari sini diharapkan muncul semangat berolahraga dalam kondisi bangsa yang tengah dilanda Covid-19,” ujar Ariwangsa.

Selain itu,  lanjut Ariwangsa,  hajatan tersebut  juga bertujuan untuk meningkatkan pembinaan olahraga Indonesia menuju tahun 2021 yang ditengarai penuh dengan kalender event  seperti PON Papua, SEA Games di Vietnam dan Olimpiade di Tokyo, Jepang.

Pada kesempatan yang sama,  Sekjen Siwo PWI Pusat, Suryansyah mengatakan,  ajang bergensi kali ini dilaksanakan tidak seperti biasanya. Mengingat di tengah pandemi virus corona, pelaksanaan tetap mematuhi protokol kesehatan ketat serta dilangsungkan secara virtual dengan ditayangkan live streaming di ANTVSPORTSOFFICIAL dan FANPAGE ANTV BOLA FANS.

“Tanpa mengurangi rasa hormat,  kami hanya menempatkan para peraih penghargaan saja yang diperkenankan memasuki ruangan. Sesuai aturan protokol kesehatan, kapasitas ruangan dibatasi hanya 25 persen,” jelas Suryansyah. (*/Gtt)