Vanessa Angel Bebas dan Tak Lagi Menghuni Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur

Spread the love
Vanessa Angel setelah bebas (ist).

JakCityNews (Jakarta) – Bisa menghirup udara bebas merupakan peristiwa yang sangat ditunggu-tunggu Vanessa Angel. Apalagi setelah ada sebulan lamanya harus mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ia pun tak kuasa menahan rasa rindu kepada sang putra tercintanya, Gala Sky Andriansyah.

Dari Instagram (IG) story miliknya, nampak Vanessa tengah menikmati kebersamaan dengan Gala. Bahkan IG itu ada teks bertuliskan : “Senang banget, Mami bisa peluk kamu lagi! Ya Allah.”

Tak cuma gambar Vanessa tengah memeluk hangat Gala. Seperti dalam ungkapan dan tindakan, ternyata setelah bebas, kemudian bisa memandikan sendiri putra kesayangannya tersebut.

Selain pelukan hangat, Vanessa Angel juga membagikan kegiatannya bersama Gala Sky Andriansyah. Ia nampak sangat bahagia dapat kembali memandikan anaknya. “Bisa mandiin Gala Sky lagi aja, aku dah senang banget” aku Vanessa Angel, terus terang, Sabtu (19/12/2020) kemarin, usai kebebasannya.

Dalam kesempatan yang sama, Bibi Ardiansyah juga ikut berbahagia. Kenapa, kok bisa? Sebab, ia bisa menikmati momen bersama keluarga kecilnya itu.

Baca juga :

Kenapa Vanessa Angel bisa cepat bebas? Seperti diketahui bahwa artis cantik tersebut, ternyata mendapat keringanan melalui program asimilasi virus Corona (COVID-19) dari kementerian dan HAM (Kemekumham).

Kendati demikian, status Vanessa Angel tetap sebagai tahanan rumah. Bahkan ia dilarang berpergian dari kediamannya, sebelum masa tahannya selesai, berdasarkan Permenkumham nomer 10 tahun 2020.

Bukan hanya itu saja. Vanessa juga harus tetap menjalani bimbingan rutin secara online ke lapas Kemenkum HAM selama sisa masa tahanannya. Jika tak dapat dispensasi, justu masih harus mendekam selama 3 bulan lagi di Rutan Pondok Bambu

Vanessa Angel dipidana sesuai dengan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Barat dengan perkara Pasal 62 UU RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan Pidana 3 Bulan denda 10 juta subsider 1 bulan penjara. Sedangkan mulai menjalani hukuman sejak 18 Nopember 2020 lalu. (Agsa)