Wih Gawat…!! Wanita Cantik Ini Gulirkan Kasusnya Ke Inspektorat

Spread the love
Sri Handayani.

JakCityNews (Sumenep) – Wih Gawat..!! Kasus dugaan penganiayaan dan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh salah satu kades semakin meruncing. Pasalnya,  wanita cantik nan seksi Sri Handayani tak ingin dianggap lemah dan kembali melaporkan oknum Kades Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Senin (11/01/2021).

Kepala Desa Pakamban Laok Kecamatan Paragaan itu sebelumnya sudah dilaporkan  ke Polsek Prenduan Atas dugaan penganiayaan, dan dilanjut ke Polres Sumenep atas pencemaran nama baik.

Namun,  kali ini Sri Handayani   kembali didampingi pengacaranya yakni Ach Supyadi SH, MH melaporkan oknum kepala desa tersebut ke Inspektorat Kabupaten Sumenep. Laporan tersebut ditembuskan ke  DPMD,  Camat Pragaan,  Wakil Bupati Sumenep dan Bupati Sumenep.

Dalam laporan terbarunya, wanita yang biasa disapa Sri ini,  mengungkapkan tentang penyebaran dan tuduhan Kepala Desa Pakamban Laok kepada dirinya yang dituduh telah  membuat video porno.

Sri menyebutkan,  tuduhan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Pakamban Laok, adalah tuduhan  tidak mendasar yang dituduhkan kepada dirinya, sehingga dirinya harus menanggung aib dan malu yang mengakibatkan nama baiknya tercoreng dan tercemar.

Baca juga :

Seharusnya,  Kata Sri, sebagai kepala desa semestinya menjadi suri tauladan yang baik kepada masyarakat.  Dirinya  seharusnya dipanggil  ke balai desa untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terlebih dahulu sebelum melayangkan tuduhan yang tak logis di Pasar Rebuen.

Akibat perbuatan oknum kades tersebut, bukan hanya dirinya yang merasa dirugikan, Kata Sri,  namun keluarganya juga ikut menanggung malu.   Fitnah itu sudah menampar harga dirinya sebagai seorang wanita.

Bahkan kata Sri, tidak hanya tuduhan yang ia dapat,  tapi juga penganiayaan yang berupa kekerasan fisik  yang  dilakukan oknum kades tersebut secara  arogan.

“Saya sebagai pelapor sangat mengharapkan kepada Inspektorat Sumenep agar laporan saya dapat di tindak lanjuti dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku, dan apabila terbukti bersalah agar terlapor mendapat sanksi dan hukuman yang tegas, ” Harapnya. (Tim/Teguh)