Billy Berhasil Hentikan Ambisi Brando Dengan Tendangan “Narae Chagi”

Spread the love

JakCityNews (Jakarta) – Billy berhasil pemertahankan gelar kelas Strawweight  setelah  menghentikan  ambisi Brando dengan tendangan “Narae Chagi” dalam pertarungan  One Pride Fight Night 41 yang bertajuk “The Thriller Fight” One Pride MMA  musim 2021 ini.

Keberhasilan Billy adalah satu dari  4 laga utama yang berakhir dengan sangat dramatis dan menghibur  pemirsa tvOne, khususnya para pecinta olahraga MMA.

“Sebagai pembukaan OnePride MMA di tahun 2021, FN 41 ini saya rasa bisa memberikan hiburan yang luar biasa bagi masyarakat yang rindu dengan laga-laga MMA. Seperti yang sudah saya prediksi, laga utama akan menjadi sebuah partai menarik. Saya yakin momen Billy meng-KO dengan tendangan akan menjadi viral, hebat untuk Billy” kata Ardiansyah Bakrie, Ketua Umum KOBI.

Petarung Billy Pasulatan sukses  mempertahankan  gelar pertamanya, setelah menghentikan Brando Mamana dengan tendangan “Narae Chagi” di ronde kedua. Pada bel pembuka, Brando dengan cepat melancarkan takedown, berniat untuk membawa pertarungan ke bawah. Situasi dibalikkan dalam sekejap oleh Billy, dan sang juara berhasil mengendalikan pertarungan dari posisi back mount sampai ronde pertama berakhir.

Pada Ronde ke dua, percaya diri “Tiger Karo” itu terlihat berkurang setelah melihat perkembangan grappling dari lawannya.  Billy  berangsur lebih banyak mendaratkan pukulan dan tendangan yang lebih kuat, sampai ia bisa mendaratkan tendangan ganda ke kepala Brando dan  meng-KO mantan juara kelas strawweight pada menit 2:31 ronde kedua.

“Saya tidak ada rencana permainan yang pasti, saya siap bermain apapun. Jadi saya memang melakukan low kick untuk mengalihkan perhatian Brando dan kemudian saya melakukan tendangan Narae Ghagi. Strategi sudah saya persiapkan bersama pelatih.  Saya sudah buktikan meng-KO Brando kepada netizen-netizen di social media” kata Billy Pasulatan.

Pada co-main event, Windri Patilima kembali menunjukkan kekuatan dari ground gamenya dan menghentikan Sarwo Edhi Sam di ronde kedua,  sekaligus menjadi penantang sabuk juara kelas welter yang berikutnya.

Pada pertarungan tersebut,  kedua fighter membuka ronde pertama dengan hati-hati, Windri berhasil membawa pertarungan ke bawah di mana ia segera melancarkan serangan ground and poundnya. Sarwo Edhi yang melaju ke pertarungan ini dengan rekor sempurna, tidak sanggup untuk keluar dari kendali “The Bad Boy” di posisi ground sampai penghujung ronde pertama.

Baca juga :

Setelah mengenal keunggulannya, Windri langsung membuka ronde kedua dengan takedown dan dengan sigap mengendalikan punggung Sarwo Edhi, ia memaksa tap out dari “The Chinyo” dengan Rear Naked Choke pada  menit 1:54 di Ronde kedua dan memperpanjang rekor tidak terkalahkan miliknya dengan 5 kemenangan.

Pada partai contender kelas featherweight, Eperaim Ginting berhasil menghentikan Martin Sulaiman di ronde kedua. Martin Sulaiman, yang berhasil menghentikan semua lawannya dengan kuncian di ronde pertama, terlihat jelas berniat membawa pertarungan ke bawah. Namun, usaha takedown Martin justru dibalas oleh “The Wolfman” dengan bantingannya sendiri dan membalas dengan ground and pound.

Setelah berulang kali takedown-nya digagalkan, tenaga Martin terlihat terkuras di ronde kedua, dan Eperaim pun semakin agresif memberikan tekanan kepada fighter dari camp Warrior Krekot ini. Melihat ground and pound yang berkelanjutan, cornerman “The Flying Frogman” memberikan isyarat menyerah, sekaligus memberikan Eperaim Ginting kemenangan TKO pada 3:42 di ronde kedua.

Sementara itu, pada partai pembuka, Ronal Siahaan berhasil menang TKO dari Riyanto. Pertarungan berlangsung seimbang, Riyanto lebih banyak mendaratkan pukulan, bahkan berhasil mendapat knockdown dengan counter atas tendangan Ronal. Sementara itu, Ronal lebih banyak mendaratkan tendangan ke kaki Riyanto yang jelas-jelas mempengaruhi pergerakan dan kekuatan pukulan petarung dari Dream Muay Thai Cikarang ini. Akibat dari tendangan ini terlihat sangat mengganggu Ronal di rehat antara ronde pertama dan kedua, dan sudut Riyanto pun memutuskan untuk tidak melanjutkan pertarungan ke ronde kedua dan memberikan Ronal Siahaan kemenangan TKO di ronde kedua dengan melalui lempar handuk.

Hasil pertandingan One Pride Fight Night 41 sebagai berikut:

Partai Utama : Strawweight title fight: Billy Pasulatan mengalahkan Brando Mamana dengan KO (head kick) pada 2:31 dari Ronde 2 dan mempertahankan gelar juara kelas Strawweight

Welterweight contender fight : Windri Patilima mengalahkan Sarwo Edhi Sam dengan Tap-out (Rear Naked Choke) pada 1:54 dari ronde 2.

Featherweight contender fight : Eperaim Ginting mengalahkan Martin Sulaiman dengan TKO (lempar handuk) pada 3:42 di ronde 2.

Perbaikan peringkat kelas Flyweight : Ronal Siahaan mengalahkan Riyanto dengan TKO (lempar handuk) pada 0:00 di ronde 2

OnePride MMA adalah promotor MMA terbesar di Indonesia menghadirkan lebih dari 400 petarung dari 50 klub yang tersebar di Indonesia. Tayang di tvOne setiap Sabtu, pukul 22.00 WIB. Untuk berita terbaru terkait One Pride MMA, silakan kunjungi www.onepride.net, ikuti kami di Twitter @OnePrideTVOne, Instagram, Youtube, dan FB di @OnePrideIMMA. (*/Gat)