Kemenkes Terbitkan Aturan Baru, DPD RI Minta Insentif Nakes 2020 Segera Dibayarkan

Spread the love
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin.

JakCityNews (Jakarta) – Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera membayarkan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) menyusul terbitnya aturan baru soal insentif bagi tenaga kesehatan yang menangani COVID-19. 

Aturan tersebut tertuang dalam KepMenkes (KMK) No. HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi Nakes yang menangani COVID-19.

“Kita berharap kebijakan ini harus belajar dari pengalaman tahun lalu khusus mengenai keterlambatan pembayaran insentif nakes yang hingga hari ini belum diterima mereka,” ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Kamis (01/04/2021).

Sultan menambahkan, regulasi harusnya bersifat legalisasi (formal)  terhadap langkah-langkah (sistem dan manajerial) yang memudahkan pemerintah dalam mencapai suatu tujuan, bukan sebaliknya. 

“Jadi sebaik apapun regulasi yang dibentuk tidak akan dapat berjalan secara maksimal apabila instrumen dari regulasi tersebut tidak mampu menterjemahkan dan menjalankan semangat dari regulasi yang ada, ” ujarnya. 

Baca juga :

Perbaikan regulasi ini fokus pada dua hal, di antaranya mengenai kriteria fasilitas pelayanan kesehatan dan kriteria tenaga kesehatan. Maka prioritas ini difokuskan kepada yang menangani COVID-19.

Ada beberapa pembaruan aturan dalam KMK tersebut, yakni insentif ini akan dikirim langsung ke rekening tenaga kesehatan.

“Prosesnya bagaimana rekening tenaga kesehatan ini harus diinformasikan kepada badan PPSDM agar bisa dibayarkan langsung,” ujarnya.

Sultan berharap Pemerintah benar-benar memperhatikan kesejahteraan tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi sesuai waktu.

“Lebih dari 600 tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga perawat, telah meninggal dunia akibat proses membantu para penderita COVID-19, ” ujar Mantan Wagub Bengkulu itu. (Bag)