Waka DPD RI : Fokus Pencarian Nanggala 402, Jangan Saling Menyalahkan

Spread the love

JakCityNews (Bengkulu) – Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengatakan agar jangan ada yang saling menyalahkan dan tetap fokus melakukan pencarian atas hilangnya kontak dengan Kapal Selam Nanggala 402 sejak Rabu (20/4/2021) lalu. Sebab hingga saat ini,  pemerintah belum menemukan hasil dalam upaya melakukan pencarian. 

“Kita berharap Kapal Selam Nanggala 402 segera ditemukan dan para awak dan kru masih bisa diselamatkan. Saya turut menyampaikan simpati sebesar-besarnya atas kejadian terjadi. Ini merupakan ujian bagi kita semua,” kata Sultan melalui keterangan resminya, Sabtu (24/4/2021).

Saat ‘kritis’ seperti sekarang, semua pihak dapat berempati, memberikan dukungan dan menahan diri untuk tidak saling menyalahkan atau menyudutkan salah satu pihak atas kejadian tersebut. Setelah peristiwa ini berlalu, pemerintah melalui TNI harus melakukan evaluasi terhadap sistem alutsista yang dimiliki.

“Bukan hanya saat terjadi ‘kecelakaan’ saja, audit terhadap sistem dan fungsi alutsista memang seharusnya menjadi kebutuhan berkala agar mengetahui tingkat kelayakan penggunaannya,” lanjut Senator Bengkulu itu.

Baca juga :

Ditambahkan Sultan, semua pihak dari eksekutif dan legislatif justru memiliki kewajiban dalam menjalankan fungsinya dalam mengawal sistem alutsista TNI sehingga dapat menjamin keselamatan pasukan selama bertugas maupun sedang melaksanakan latihan.

“Saya mendengar bahwa cadangan oksigen di kapal selam ini diperkirakan bertahan selama 72 jam atau tiga hari sejak menyelam. Sehingga cadangan oksigen di kapal selam ini bertahan hingga hari ini. Jadi semua potensi baik dukungan peralatan dari dalam dan luar negeri harus segera dikerahkan,” tegasnya.

Sultan memberikan apresiasi kepada negara-negara sahabat atas dukungan dan peralatan yang dibutuhkan dalam pencarian kapal selam Nanggala 402. Antara lain kapal bantuan MV Swift Rescue (Singapura), MV Mega Bhakti (Malaysia), HMAS Ballarat dan HMAS Sirius (Australia) serta SCI Sabarmati (India). Termasuk tim dari Poseidon dari Amerika Serikat yang akan bertindak sebagai operator.

“Saya meminta doa dari seluruh rakyat Indonesia, mudah-mudahan hari ini kita semua mendapatkan kabar baik, ” kata Sultan. (Bag)