Komisi I DPR Berduka Atas Wafatnya KaBIN Papua dan Awak KRI Nanggala 402

Spread the love
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari turut berduka atas gugurnya Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya.

JakCityNews (Jakarta) – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari turut berduka atas gugurnya Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya dalam menjalankan tugas mulia di bumi Cendrawasih, Papua. Abdul Kharis pun menyatakan belasungkawa atas pernyataan resmi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang memastikan 53 awak kapal selam KRI Nanggala telah gugur.

“Ini jelas duka mendalam untuk keluarga besar BIN dan TNI serta seluruh rakyat Indonesia, saya berharap keluarga besar diberikan kesabaran dan ketabahan, ” kata Kharis dalam keterangan pers kepada media, Minggu (25/4/2021).

Anggota DPR asal Fraksi PKS memastikan dukungan langkah terukur dan tegas harus dilakukan oleh Polri, TNI dan BIN untuk tetap teguh menjaga NKRI dari rongrongan separatisme di Papua.

“Saya sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI menyatakan mendukung penuh langkah Panglima TNI mengatasi KKB di Papua yang tegas dan terukur demi penegakan hukum bersama dengan BIN dan Polri bahu membahu tuntas untuk NKRI, ” ujarnya.

Baca juga :

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal Solo, Jawa Tengah ini juga menyatakan bahwa TNI, Polri dan BIN telah mengambil tindakan profesional, jadi ia berharap dunia internasional agar dapat melihat secara proporsional masalah di Papua sebagai upaya penegakan hukum.

“Prajurit TNI-POLRI banyak sudah gugur di Papua hari ini, sekali lagi salah satu putra terbaik NKRI, dunia internasional juga harus membuka mata dan melihat persoalan di Papua ini dengan lebih obyektif, ” ujarnya.

Dengan kejadian ini lanjut Abdul Kharis, pihaknya berharap peran diplomasi terkait masalah Papua juga penting untuk lebih ditingkatkan. NKRI dan seluruh tanah air dari ujung timur sampai barat adalah wilayah kedaulatan yang wajib di hormati semua negara.

Baca juga :

“Jangan sampai ada intervensi Internasional dalam masalah dalam penegakan hukum di Indonesia,” kata Kharis.

Kharis juga mendukung penuh terhadap anggaran pertahanan dalam pemeliharaan dan perawatan(harwat) serta peremajaan alutsista yang harus sesuai dengan perencanaan sehingga alutsista berfungsi dengan baik.

“Kami di Komisi I DPR akan mendukung penuh upaya bersama semua Mitra terkait untuk perbaikan alutsista kedepan dan berharap semua Prajurit yang gugur agar dinaikkan pangkatnya sebagai penghormatan negara, ” ujar Kharis. (Bag)