Kementerian PUPR Rehabilitasi Rumah Cimanggis Peninggalan Belanda sebagai Ikon Sejarah di Kampus UIII

Spread the love

JakCityNews (Jakarta) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya tengah melaksanakan kegiatan penataan bangunan kawasan pusaka Rumah Cimanggis yang berada di lingkungan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat. 

Rumah Cimanggis merupakan Bangunan Cagar Budaya yang dilestarikan dan akan difungsikan menjadi galeri di lingkungan Kampus UIII.

“Penataan yang sedang berjalan saat ini dilaksanakan sesuai dengan kaidah-kaidah pelestarian, oleh karena itu kontraktor juga diminta untuk dapat menjaga kualitas pembangunan cagar budaya ini,” ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (7/5/2021).

Rumah Cimanggis merupakan bangunan peninggalan Gubernur Jenderal VOC Petrus Albertus van der Parra yang dibangun untuk istrinya, Yohana van der Parra pada tahun 1771. Bangunan bersejarah ini dapat menjadi ikon menarik di Kampus UIII karena berdiri di area Kampus UIII.

Baca juga :

Penataan Rumah Cimanggis dilaksanakan mulai September 2020 dan ditargetkan rampung pada Juli 2021. Saat ini progres pekerjaan fisik mencapai 39,91 persen. Proyek dengan anggaran Rp 10,5 miliar ini dikerjakan oleh kontraktor PT. Laga Pratama Interindo.

Penataan Rumah Cimanggis merupakan salah satu komitmen Kementerian PUPR untuk turut serta berkontribusi dalam pelestarian bangunan cagar budaya.

Di samping penataan Rumah Cimanggis, Kementerian PUPR juga tengah membangun Kampus UIII Tahap II yang ditargetkan rampung pada Juni 2021. Pembangunan Kampus UIII Tahap II meliputi pembangunan Masjid Kampus 2 lantai seluas 5.200 m2 dengan kapasitas tampung 1.880 jamaah, gedung perpustakaan, dan apartemen mahasiswi dengan total biaya Rp 367 miliar.

Pembangunan Universitas UIII berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada tanggal 29 Juni 2016. (Bag)