Ketua DPD RI Sesalkan Penjualan Vaksin COVID-19 Ilegal di Sumut

Spread the love
Ketua DPD RI bersama Senator Sylviana Murni asal DKI Jakarta melakukan proses Vaksinasi Nusantara di Cell Culture RSPAD Gatot Subroto yang dilakukan oleh DR. Terawan, 21 April 2021, yang lalu.

JakCityNews (Jakarta) – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyesalkan penjualan vaksin COVID-19 secara ilegal oleh 2 dokter dan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sumatera Utara. Menurutnya, tindakan oknum-oknum yang menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi di saat pandemi tersebut tak bisa dibenarkan.

“Perbuatan dokter dan ASN di Sumatera Utara yang menjual vaksin COVID-19 secara ilegal, sangat mencederai rasa kemanusiaan. Apalagi dilakukan di saat kita melawan wabah agar bisa segera keluar dari pandemi,” ujar LaNyalla, Sabtu (22/5/2021).

Para pelaku diketahui memanfaatkan jatah vaksin untuk tenaga Lapas dan warga binaan untuk dijual ke pihak lain. Pelaksanaan vaksinasi ilegal dengan nilai suap sebesar Rp 238,7 juta itu, telah melanggar program vaksinasi pemerintah. 

“Tindakan ini merusak alur pemberian vaksin. Dan vaksin yang dijual Rp 250 ribu per dosisnya tersebut telah diberikan kepada 1.085 orang secara ilegal,” tutur LaNyalla.

Baca juga :

Yang membuat LaNyalla tambah geram, tindakan ini dilakukan oleh oknum-oknum yang bekerja secara stabil tingkat ekonominya dan dibantu seorang perantara.

“Dokter kan penghasilan cukup, ASN juga bukan salah satu profesi yang tidak terlalu terdampak pandemi secara ekonomi. Mereka masih mencoba mencari keuntungan di saat pelaku UKM, orang-orang yang bekerja di sektor usaha, hiburan, dan lainnya mencoba bertahan hidup di tengah pandemi,” kata LaNyalla.

Untuk itu, mantan Ketum PSSI ini meminta agar polisi mengungkap tuntas kasus yang telah menjadi perhatian publik itu.

“Polisi bekerja sama dengan Satgas COVID-19 daerah harus ketat melakukan pengawasan. Karena dikhawatirkan dugaan korupsi ini terjadi di daerah lain. Kita harus sama-sama memastikan program vaksinasi berjalan dengan lancar,” katanya. (Bag)