Ketua DPD RI Gelorakan Semangat Koperasi di Makassar

Spread the love

JakCityNews (Makasar) – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak semua pihak kembali pada hakikat koperasi dalam mengelola perekonomian nasional. Perekonomian dengan semangat koperasi perlu dilakukan agar membawa kesejahteraan, kemakmuran rakyat dan sebagai alternatif menjawab tantangan masa depan.

“Dalam kaitan dengan ekonomi nasional, apa setelah amandemen konstitusi dilakukan ekonomi semakin berdaulat atau SDA di negara ini dapat dimanfaatkan rakyat?Silakan jawab dengan jujur dengan menggunakan mata hati dan matabatin,” ujar LaNyalla dalam kuliah umum bertajuk ‘Amandemen Kelima Sebagai Momentum Koreksi Perjalanan Bangsa’ di Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (29/5/2021).

Semula, pendiri bangsa mencetuskan gagasan melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia untuk mendapatkan manfaat atas kekayaan yang terkandung di bumi Indonesia. Itu tertuang dalam UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1, 2, dan 3. 

“Ada kolektivitas yang didasari semangat tolong menolong. Dengan konsekuensi enguasaan sektor perekonomian dijalankan dengan bentuk koperasi, ” ujarnya.

Baca juga :

LaNyalla menjelaskan, makna koperasi di Pasal 33 Ayat (1) UUD 1945 perlu dipahami sebagai semangat kekeluargaan yang senantiasa mengupayakan keuntungan bersama. Bahkan dalam arti ini Badan Usaha Milik Negara dan perusahaan swasta pun harus berjiwa koperasi.

Koperasi harus dimaknai sebagai cara berhimpun untuk bersama memiliki mesin penghasil uang sehingga anggota koperasi seperti para pemegang saham yang membeli perusahaan melalui lantai bursa. 

“Artinya, koperasi diletakkan pada konsepsi lantai bursa milik rakyat yang memproteksi dan melindungi warga bangsa, ” ujarnya.

Kuliah umum digelar gabungan fisik dan virtual dihadiri Rektor UIN Alauddin, Prof H Hamdan Juhannis. LaNyalla hadir didampingi Fachrul Razi (Ketua Komite I), Sylviana Murni (Ketua Komite III), Bustami Zainudin (Wakil Ketua Komite II) DPD RI Bustami Zainudin dan Muhammad Idris, Jialyka Maharani dan Lily Amelia Salurapa. (Bag)