Komite II DPD RI Dukung Usaha KLHK Tumbuhkan PDB Melalui Hasil Hutan

Spread the love
Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai usai rapat kerja dengan Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar.

JakCityNews (Jakarta) – Komite II DPD RI mendukung usaha Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menumbuhkan Produs Domestik Bruto (PDB) Melalui ekspor hasil hutan dan meningkatkan produksi hasil hutan untuk mendukung surplus neraca perdagangan non-migas.

Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai mengatakan hal itu pada raker dengan Kemen-KLHK dalam rangka pembahasan pelaksanaan program kerja KLHK Tahun 2021 dan Rencana Kerja Tahun 2022 di daerah, di Gedung DPD RI Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Senin (7/6/2021).

“Selain itu, tujuan rapat kerja ini dalam rangka melaksanakan Prioritas Nasional Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021 untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan reformasi sosial akibat Pandemi Covid-19,” ujar Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai saat memimpin rapat kerja.

Baca juga :

“Rapat Kerja ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat yang dilaksanakan oleh Komite II DPD RI serta rapat-rapat yang telah dilaksanakan oleh Tim Teknis C Komite II bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebelumnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar mengungkapkan sasaran utama KLHK di tahun 2022 adalah menjaga kecenderungan positif pertumbuhan PDB, menumbuhkan ekspor dan meningkatkan produksi hasil hutan untuk mendukung surplus neraca perdagangan non-migas, dan meningkatkan kapasitas produksi kelompok hutan sebagai upaya membantu memeratakan ekonomi wilayah hingga mendorong ekonomi sirkular untuk pengelolaan sampah dan limbah.

“Pelaksanaan program kerja KLHK 2021, pada triwulan 1 ini tumbuh 2,95 persen, pada sektor kehutanan, pertanian, perikanan. Indeks kualitas lingkungan hidup dan tata kelola lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan bisa kami jaga,” ungkapnya.

“Tren kinerja ekspor hasil hutan mencapai 11,08 miliar dolar AS jauh melampaui revisi target 2020 di angka 7miliar dolar AS. Kemudian deforestasi Indonesia triwulan 4 tahun 2020 cukup baik turun 0,12 Juta Ha,” lanjut Siti Nurbaya. (Bag)