DPD RI Minta Penjelasan Pagu Anggaran Kemendag Tahun 2021

Spread the love
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

JakCityNews (Jakarta) – Dalam rangka mempercepat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan reformasi sosial akibat pandemi COVID-19 dan melaksanakan prioritas nasional Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun anggaran (TA) 2021, Komite II DPD RI bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) membahas program kerja dengan Kementerian Perdagangan tahun anggaran 2021 dan rencana kerja tahun 2022 di daerah. 

“Sebagaimana diketahui, pada tahun 2021 Kementerian Perdagangan mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp 2,93 triliun. Kami mau minta penjelasan hal ini,” ujar Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai saat membuka Rapat Dengar Pendapat dengan Kemendag di Gedung DPD RI, Jakarta, Jumat (11/6/2021). 

Senator asal Papua itu menambahkan, Komite II DPD RI juga ingin mengetahui secara jelas pagu anggaran tahun anggaran 2021 yang dimiliki oleh Kemendag.

“Sebagamana diketahui pagu anggaran TA 2021 adalah untuk mewujudkan beberapa kegiatan strategis Kemendag. Itu juga seperti apa,” ujarnya. 

Baca juga :

Sementara itu, Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menjelaskan DPD RI memiliki keterikatan dengan masyarakat di daerah. Untuk itu, Kemendag bisa melibatkan DPD RI saat kunjungan ke daerah. 

“Kami sangat dekat dengan masyarakat, maka sangat tepat bila Kemendag melibatkan DPD RI saat kunjungan ke daerah,” tegasnya. 

Sedangkan, Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri mengatakan, Kalimantan Utara memiliki satu kota dan empat kabupaten maka sangat tepat bila pembangunan pasar berbasis kerakyatan. Selain itu, ia juga meminta kepada Kemendag untuk dimudahkan bagi pengusaha mengekspor ikan ke negara tetangga, maka dibutuhkan juga pelabuhan dalam mengembangkan komoditas perikanan. 

Sementara Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan rencana kerja dan anggaran Kemendag tahun 2022. Pada awal tahun 2021 Kemendag mendapatkan alokasi pagu anggaran sebesar Rp 3 triliun lebih, namun Kemendag diharuskan melakukan penghematan (refocusing) anggaran sebesar Rp 91 miliar lebih.

“Maka pagu alokasi anggaran Kemendag tahun 2021 menjadi sebesar Rp 2,9 triliun,” tuturnya. 

Muhammad Lutfi kembali menjelaskan dalam alokasi pagu anggaran Kemendag 2021 terdapat belanja yang dilaksanakan di daerah yang memiliki manfaat langsung oleh masyarakat dengan proporsi 23,97 persen. Hal tersebut meliputi pembangunan atau revitalisasi 120 unit pasar rakyat Tipe C/D.

“Kami juga membangun pusat jajanan kuliner dan souvenir pada sepuluh kawasan wisata,” ujarnya. (Bag)