Dilema Tiga Singa, Antara Menang dan Mengalah

Spread the love

JakCityNews (Eropa) – Undian babak 16 besar yang ‘mengerikan’, membuat tim ‘Tiga Singa’ Inggris mulai berhati-hati. Pasukan Gareth Southgate kini dihadapkan pada dua pilihan, antara memenangkan derby demi gengsi Britania atau justru mengalah guna menghindari resiko di babak 16 besar.

Drama itu bisa saja terjadi dalam 90 menit laga di Stadion Wembley saat Inggris menghadapi Skotlandia, Sabtu (19/6/21), 02:00 WIB. Tidaklah berlebihan jika seorang pelatih dituntut harus bisa memikirkan satu sampai dua laga ke depan yang mungkin bakal dihadapi oleh timnya dalam sebuah turnamen. Tidak terkecuali Gareth Southgate yang mulai memikirkan soal adanya ancaman yang bisa dialami Tiga Singa jika lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup D.

Seperti dilansir laman resmi UEFA, dalam pengundian babak 16 besar diketahui bahwa tim yang menjadi juara Grup D, dipastikan bakal bertemu runner-up Grup F. Itu artinya, tim yang bakal menjadi juara Grup D, sangat berpotensi bertemu lawan kuat, sekelas Portugal, Prancis, atau Jerman di babak 16 besar. Sebaliknya, beban akan terasa lebih ringan bagi tim yang lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup D.

Baca juga :

Pasalnya, runner-up Grup D akan bertemu sesama runner-up dari Grup E, hunian Spanyol, Swedia, Polandia, dan Slowakia. Mengingat Spanyol diunggulkan menjadi juara grup, maka Swedia, Polandia, atau Slowakia berpotensi menduduki posisi runner-up. Meski ketiganya bukan tim kacangan, tetapi setidaknya tidak segarang ketiga tim di Grup F. Kini, Inggris punya kans menghindari resiko itu, terlepas dari hasil antara Kroasia kontra Republik Ceko di laga lainnya.

Saat ini Inggris di posisi kedua Grup D dengan tiga poin, kalah produktivitas gol dari Ceko di posisi teratas. Sementara Kroasia dan Skotlandia di urutan dua terbawah, tanpa angka. Kalau Inggris mengalah dan berbagi angka dengan Skotlandia, kemungkinan besar mereka tetap di posisi kedua, sebelum bentrok dengan Ceko di laga pamungkas. Di sisi lain, Skotlandia tentu bakal ngotot menang demi menjaga asa lolos ke fase berikutnya.

Apalagi skema dan tipikal permainan Skotlandia dinilai Southgate masih sulit untuk dipecahkan, terutama bagi para pemain yang beroperasi di lini belakang. “Skotlandia biasanya memainkan 3-5-2 atau 3-4-3, masalah taktis yang akan sulit untuk dipecahkan. Mereka akan mengandalkan pemain lini depan mereka dengan tantangan yang berbeda hingga sulit dipecahkan oleh pemain bek kami,” ungkap Southgate seperti dinukil laman resmi UEFA. (nuj)

Inggris vs Skotlandia; Sabtu (19/6/21), 02:00 WIB; Stadion Wembley

PERTEMUAN TERAKHIR:

10/06/17, Skotlandia v Inggris 2-2

12/11/16, Inggris v Skotlandia 3-0

19/11/14, Skotlandia v Inggris 1-3

15/08/13, Inggris v Skotlandia 3-2

PRAKIRAAN LINE-UP:

Inggris (4-3-3): Pickford (g); Walker, Stones, Mings, Shaw; Phillips, Rice, Mount; Sterling, Kane, Foden.

Skotlandia (3-5-2): Marshall (g); Hendry, Hanley, Tierney; O’Donnell, McTominay, Armstrong, McGinn, Robertson; Dykes, Adams.