Ambisi Matador Meretas Para Predator

Spread the love
tim ‘Matador’ Spanyol.

JakCityNews (Eropa) – Gagal menang di laga perdana, menjadi ‘cambuk’ bagi tim ‘Matador’ Spanyol dan Polandia untuk membidik poin penuh perdana pada laga kali ini. Meski masih punya masalah dalam meretas para ‘predator’, Spanyol tetap diunggulkan pada laga yang tersaji di Stadion Olimpico Sevilla, Minggu (20/6/21), 02:00 WIB.

Tidak adanya predator seperti di era David Villa dan Fernando Torres, disebut-sebut menjadi penyebab tumpulnya lini depan tim Matador dan hasil imbang tanpa gol kontra Swedia di laga perdana. Masalah ini rupanya cukup disadari pelatih Luis Enrique, hingga ia harus memboyong tujuh bomber sekaligus di Piala Eropa kali ini. Sayang, nama-nama seperti Alvaro Morata, Dani Olmo, Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, Gerard Moreno, hingga Pablo Sarabia masih jauh dari harapan.

Namun hal itu tidak memudarkan keyakinan Enrique terhadap Morata yang dipastikan kembali menjadi starter pada laga nanti.

“Saya sudah katakan bahwa dia akan bermain (melawan Polandia). Morata melakukan banyak hal penting dalam serangan dan pertahanan dan itu sudah cukup. Bahkan hanya ada satu pemain yang bisa mencetak lebih banyak gol dia dalam 41 penampilan. Hanya David Villa,” kata Enrique seperti dinukil laman resmi UEFA, jelang laga.

Baca juga :

Di sisi lain, Spanyol wajib menang jika tidak ingin tersingkir dari persaingan di Grup E setelah berada di urutan ketiga dengan satu angka. Tim Matador tertinggal tiga angka dari Swedia yang memimpin Grup E, usai mengalahkan Slowakia 1-0, Jumat (19/8/6/21) malam WIB. Begitu juga dengan Polandia yang menjadi juru kunci tanpa angka setelah kalah 1-2 dari Slowakia pada laga perdana. Pasukan Paulo Sousa bahkan sudah punya siasat untuk bisa mengalahkan Spanyol.

“Kami harus konsentrasi penuh, bukan hanya dengan serangan balik, tapi transisi serta mencoba menciptakan peluang lewat penguasaan bola.Tentu saja bukan dengan jumlah penguasaan bola seperti Spanyol, sebab mereka sudah memainkan gaya itu 10 tahun lebih, dan kami baru memulainya. Tapi kami bisa melakukannya. Sebab Spanyol tidak terbiasa bertahan lebih dari 3-7 detik tanpa menyentuh bola,” ungkap Sousa, terkait siasatnya.

Sayangnya, Polandia tidak punya rapor bagus setiap kali menghadapi Spanyol. Dari tujuh pertemuan terakhir di berbagai kompetisi resmi, tim berjuluk Elang Putih itu belum pernah sekalipun mengalahkan Spanyol dimana enam di antaranya selalu berakhir dengan kekalahan, sementara sisanya berakhir imbang. Terakhir kali Polandia bisa mengalahkan Spanyol terjadi pada pada September 1980 silam. Itupun dengan kemenangan tipis 2-1. (nuj)

Spanyol vs Polandia; Minggu (20/6/21), 02:00 WIB; Stadion Olimpico Sevilla

REKOR PERTEMUAN:

09/06/10, Spanyol vs Polandia 6-0

26/01/00, Spanyol vs Polandia 3-0

18/08/99, Polandia vs Spanyol 1-2

09/02/94, Spanyol vs Polandia 1-1

PRAKIRAAN PEMAIN:

Spanyol (4-3-3) : Simon; M Llorente, Laporte, P Torres, Alba; Koke, Rodri, Thiago; F Torres, Morata, Olmo.

Polandia (3-5-2) : Szczesny (g); Bereszynski, Glik, Bednarek; Jozwiak, Klich, Moder, Linetty, Rybus; Zielinski, Lewandowski.