Hadapi Italia, Pelatih Austria Mulai Obral Kata-kata

Spread the love
Pelatih Timnas Austria, Franco Foda.

JakCityNews (Eropa) – Pelatih Timnas Austria, Franco Foda mengaku jika timnya tidak gentar menghadapi Italia di babak 16 besar Piala Eropa 2020. Ia mulai mengumbar kata-kata dengan mengatakan bahwa tim asuhannya lebih lapar untuk melangkah lebih jauh lagi usai lolos ke babak 16 besar, Selasa (22/7/21) dini hari WIB.

Seperti diketahui, sukses Austria melaju ke babak 16 besar Piala Eropa 2020, adalah sejarah. Tim dari negeri di pegunungan Alpen itu tidak pernah sekalipun menang dan lolos dari fase grup sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Eropa. Terakhir kali Austria lolos dari fase grup dalam sebuah turnamen mayor, terjadi pada saat Piala Dunia 1982 silam. Alasan itulah yang membuat Foda sesumbar jika tim asuhannya lebih lapar untuk bisa melangkah lebih jauh di turnamen ini.

“Ini adalah momen indah dalam sepak bola. Kami ingin membuat sejarah. Itu target kami dari sejak hari pertama kami bersama. Kami sudah mencapai tujuan besar. Tetapi ketika Anda mencapai babak 16 besar, maka Anda ingin mencapai perempat final. Untuk itu kami harus mengalahkan Italia. Pada pandangan pertama, kita tahu Italia belum terkalahkan. Tetapi pada titik tertentu, tim mana pun bisa kalah,” beber Foda, dikutip laman resmi UEFA.

Baca juga :

Menurut Foda, untuk bisa mengalahkan Italia dan lolos ke babak perempatfinal Piala Eropa 2020, tim asuhannya harus bisa bermain seperti saat mengalahkan Ukraina 1-0 pada laga pamungkas fase Grup C di Arena Nationala, Bukarest. Austria berhasil mencetak gol pembuka, lewat aksi Christoph Baumgartner (21″). Meski terus digempur, namun pasukan Foda mampu menciptakan sejumlah peluang dan mempertahankan keunggulan 1-0, hingga bubaran laga.

“Ini adalah kemenangan bersejarah bagi kami dan saya bangga dengan kinerja tim ini. Sejak awal Anda merasakan tim ini ingin memenangkan pertandingan. Bahkan kami semestinya bisa mencetak skor 2-0 atau 3-0 pada babak pertama karena kami memiliki peluang-peluang bersih. Jika kami bisa bermain seperti hari ini di babak 16 besar, maka kami berpeluang untuk menyingkirkan Italia,” ungkap Foda mengenai permainan tim asuhannya di Bukarest.

Dengan hasil ini, Austria lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup C, mendampingi Belanda yang menjadi juara grup dengan sembilan poin pasca menggilas Makedonia Utara 3-0 di Amsterdam pada saat yang sama. Sedangkan Ukraina masih harus menunggu seluruh laga pamungkas rampung digelar untuk lolos sebagai peringkat tiga terbaik, meski itu sulit. Ukraina finis di urutan ketiga dengan tiga poin, disusul juru kunci tanpa angka, Makedonia Utara. (nuj)