Antara Siasat Menang dan Ukir Sejarah

Spread the love
Timnas Austria.

JakCityNews (Eropa) – Timnas Italia dihadapkan pada posisi sulit saat menghadapi Austria pada babak 16 besar Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, Minggu (27/6/21), 02:00 WIB. Pelatih Roberto Mancini harus bisa membuat ‘siasat’ untuk menang dari Austria tanpa harus menguras banyak tenaga.

Siasat itu harus bisa dijalankan Gli Azzurri atau Biru Langit, julukan Italia pada laga nanti. Pasalnya, Italia dihadapkan pada situasi sulit jika lolos ke fase berikutnya. Tanpa meremehkan Austria, Mancini tentu akan lebih memikirkan laga selanjutnya melawan pemenang antara Portugal dan Belgia di babak perempatfinal. Alasan inilah yang membuat Mancini harus punya ‘siasat’ menang atas Austria tanpa harus menguras banyak tenaga.

“Kami tahu kami berada dalam posisi yang sulit karena undian di fase gugur. Untuk itu kami harus fokus mempersiapkan diri dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Kami beruntung menghadapi Austria di Stadion Wembley. Ini stadion yang indah dan para pemain kami harus bisa menyajikan penampilan hebat, sebab itulah yang pantas terjadi di stadion semacam ini,” kata Mancini dikutip laman resmi UEFA.

Selain bermain di stadion bersejarah seperti Wembley, anak-anak asuh Mancini juga punya keuntungan, mengingat berkurangnya dukungan suporter Austria setelah pemerintah setempat melarang warganya untuk pergi ke London dengan alasan kesehatan dan keselamatan, dampak pandemi Covid-19. Namun sebagian suporter kemungkinan akan tetap nekad pergi ke London demi mendukung tim kesayangan mereka bertanding.

Baca juga :

Maklum, pemerintah Austria memberikan keringanan bagi para suporter dengan harus menjalani karantina bagi mereka yang pergi dari dan ke London. Maklum, antusias suporter sepertinya akan sulit dibendung, mengingat ini pertama kalinya Austria lolos ke fase gugur setelah selalu gagal melewati fase grup di berbagai turnamen mayor. “ini laga bersejarah bagi kami yang akan menambah motivasi kami,” kata pelatih Franco Foda, jelang laga.

Motivasi lebih Austria untuk membuat sejarah, tentu jadi hambatan bagi siasat Mancini untuk menang tanpa harus menguras banyak tenaga. Apalagi Mancini masih terkendala masalah kebugaran para pemain. Sang kapten, Giorgio Chiellini harus berlatih secara terpisah dan Marco Verratti masih menjalani pemulihan cedera. Meski keduanya absen di London, tetapi Italia punya reputasi selalu bisa menang setiap melawan tim-tim dari negara tetangga mereka. (nuj)

Italia vs Austria; Minggu (27/6/21), 02:00 WIB; Stadion Wembley

REKOR PERTEMUAN :

21/08/08, Italia v Austria 2-2

23/06/98, Italia v Austria 2-1

10/06/90, Italia v Austria 1-0

19/06/78, Italia v Austria 1-0

PRAKIRAAN PEMAIN :

Italia (4-3-3) : Donnarumma (g); Di Lorenzo, Acerbi, Bonucci, Spinazzola; Barella, Jorginho, Verratti; Berardi, Immobile, Insigne.

Austria (4-3–3) : Bachmann (g); Lainer, Dragovic, Hinteregger, Alaba; Laimer, Grillitsch, X. Schlager; Sabitzer, Baumgartner; Arnautovic.