Ceko Kejutkan Belanda 2-0, Denmark Menunggu di Baku

Spread the love
Timnas Republik Ceko sukses mendepak Tim ‘Oranye’ Belanda setelah menang 2-0 pada babak 16 besar di Stadion Puskas Arena, Hongaria, Senin (28/6/21).

JakCityNews (Eropa) – Secara mengejutkan, Timnas Republik Ceko sukses mendepak Tim ‘Oranye’ Belanda setelah menang 2-0 pada babak 16 besar di Stadion Puskas Arena, Hongaria, Senin (28/6/21) dini hari WIB. Di babak perempatfinal, pasukan Jaroslav Silhavy itu sudah ditunggu Denmark yang sebelumnya sukses membantai Wales 4-0.

Pun, Silhavy masih belum mau memikirkan laga selanjutnya melawan Denmark.

“Kami telah melakukan pekerjaan yang fantastis. Tidak ada yang menyangka kami bisa mengalahkan mereka (Belanda). Kami telah mengalahkan lawan yang tangguh. Semua pemain saya luar biasa. Saya senang kami meraih kemenangan di depan begitu banyak penggemar kami. Sekarang kami ingin beristirahat, baru memikirkan laga berikutnya,” katanya dikutip laman resmi UEFA.

Ceko sendiri sempat mengalami kesulitan untuk mengembangkan permainan sepanjang babak pertama. Namun ceritanya berubah setelah tim Oranye harus bermain dengan 10 orang, akibat kartu merah yang diterima bek andalan mereka, Matthijs de Ligt (55″). Ia dianggap wasit sengaja memegang bola dalam duel dengan penyerang Ceko, Patrick Schick. Unggul jumlah pemain, membuat Ceko kian leluasa mengembangkan permainan.

Baca juga :

Walhasil, dua gol tercipta lewat aksi Tomas Holmes (68′) dan Schick (80″) untuk mastikan kemenangan Ceko atas Belanda. Hasil ini sekaligus membuat Belanda harus menyusul Wales dan Austria yang sudah lebih dulu tersingkir dari gelaran Piala Eropa 2020. Di babak perempatfinal, Ceko sudah ditunggu Denmark di Stadion Olimpiya, Baku, Sabtu (3/7/21), 23:00 WIB. Sebelumnya, Denmark juga sukses membuat kejutan dengan membantai Wales 4-0.

Empat gol penentu kemenangan Denmark di Stadion Johan Cruijff Arena dicetak lewat aksi Kasper Dolberg (27″, 48″), Joakim Maehle (88″), dan Martin Braithwaite (90+4″). Sementara Wales harus mengakhiri laga dengan 10 orang, akibat kartu merah Harry Wilson (90″).

“Para pemain telah membuktikan bahwa mereka kini telah pulih dari trauma pasca insiden Christian Eriksen pada laga perdana,” kata pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, usai laga.

Menurut Hjulmand, pembuktian itu sekaligus menjadi modal bagus bagi Denmark untuk menghadapi laga selanjutnya, melawan Ceko.

“Kepercayaan diri dan keberanian yang kita bawa di Amsterdam di laga sebelumnya adalah sesuatu yang harus kita ambil lebih jauh untuk menghadapi laga selanjutnya. Sekarang kami hanya perlu menganalisa lawan yang akan kita hadapi di Baku,” tuntasnya seperti dikutip laman resmi UEFA. (nuj)