Spanyol Depak Swiss, Enrique Sesumbar

Spread the love
Pelatih Tim ‘Matador’ Spanyol, Luis Enrique.

JakCityNews (Eropa) – Pelatih Tim ‘Matador’ Spanyol, Luis Enrique mulai sesumbar jika tim asuhannya kini menjadi salah satu dari empat tim yang bakal menjuarai Piala Eropa 2020. Hal itu ia ungkapkan setelah Spanyol sukses mendepak Swiss, lewat adu penalti 3-1 pasca bermain 1-1 selama 120 menit laga di Stadion Saint-Petersburg, Sabtu (3/7/21) dini hari WIB.

Sukses itu membuat Spanyol melaju ke babak semi final untuk bertemu Italia di Stadion Wembley, Rabu (7/7/21), 02:00 WIB.

“Saya sudah mengatakan sejak awal bahwa kami adalah salah satu dari tujuh atau delapan tim yang, tidak berlebihan, bisa memenangkan trofi di turnamen ini. Sekarang kami salah satu dari empat tim itu. Ini fantastis dan sekarang kami hanya fokus untuk terus melaju ke final,” kata Enrique, seperti dikutip Football-Espana.

Spanyol sendiri butuh waktu panjang untuk bisa mengalahkan Swiss lewat adu penalti. Tim Matador sejatinya unggul lebih dulu lewat aksi bunuh diri bek Swiss, Denis Zakaria (8″). Namun Swiss bisa menyamakan kedudukan berkat gol Xherdan Shaqiri (68″) untuk memaksa laga berlanjut dengan babak tambahan waktu 2×15 menit. Tidak adanya gol yang tercipta selama 30 menit, pertandingan pun harus ditentukan dengan adu penalti.

Baca juga :

Tiga dari lima algojo yang dipersiapkan pasukan Enrique, sukses menjebol gawang Swiss, kawalan Yann Sommer. Sedangkan dari pasukan Vladimir Petkovic, tiga dari empat algojo awal yang dipersiapkan, gagal menjebol gawang Spanyol, kawalan Unai Simon. Menurut Enrique, Sikap tenang yang diperlihatkan para pemainnya selama drama adu penalti, menjadi salah satu kunci kesuksesan tim asuhannya untuk mendepak Swiss.

“Ini adalah adu penalti paling tenang yang pernah saya lalui karena kami telah melakukan segala pekerjaan kami dengan baik di setiap latihan yang kami jalani dan tidak ada satupun yang tersisa untuk saya lakukan bersama para staf saya. Kami semua memiliki keyakinan besar pada diri Unai Simon (kiper), dan setelah itu yang bisa kami lakukan hanyalah menontonnya dan menerima hasilnya,” jelas Enrique.

Sementara itu Petkovic mengaku tidak terlalu kecewa dengan kekalahan timnya lewat adu penalti. Padahal, sebelumnya Swiss mampu memulangkan Prancis dengan adu penalti di babak 16 besar. Namun kali ini pasukan Petkovic harus pulang dengan ‘kepala tegak’ usai kalah adu penalti.

“Selamat untuk Spanyol. Mereka mencoba segalanya dan pada akhirnya menang melalui adu penalti. Saya sangat bangga dengan tim saya, dan semua pemain,” tutupnya. (nuj)