Singkirkan Belgia 2-1, Italia Siap Hadapi Spanyol

Spread the love

JakCityNews (Eropa) – Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini mengaku, timnya siap untuk menghadapi Spanyol pada babak semi final Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, Rabu (7/7/21), 02:00 WIB. Mancini bahkan cukup percaya diri, timnya mampu melewati berbagai kesulitan seperti yang terjadi saat menyingkirkan Belgia 2-1, Sabtu (3/7/21) dini hari WIB.

Bermain di Allianz Arena, Munich, Jerman, Sabtu (3/7/21), Italia sejatinya mampu unggul 2-0, lewat gol (Nicolo Barella (31″) dan Lorenzo Insigne (44″), sebelum Belgia memperkecil ketinggalan, melalui aksi Romelu Lukaku dari titik putih (45+2″). Namun sejak saat itu, pasukan Mancini terus dibuat kerepotan untuk mempertahankan keunggulan. Kerja keras Gli Azzurri, akhirnya memakan korban di penghujung laga.

Adalah Leonardo Spinazzola yang harus ditandu keluar setelah bek berusia 28 itu mengalami cedera otot.

“Kami masih menunggu kabar, mengenai kondisinya. Tapi saya pikir ia tidak akan bisa bermain pada pertandingan selanjutnya (melawan Spanyol). Namun kami masih punya beberapa hari ke depan untuk mempersiapkan diri ke Wembley,” kata Mancini, dinukil Independent, usai pertandingan.

Menurut Mancini, tingkat kesulitan yang dialami tim asuhnya saat melawan Belgia, kemungkinan akan sama saat mereka menghadapi Spanyol.

Baca juga :

“Pertama dan terpenting, kami akan pergi ke Wembley tanpa beban dan menunjukkan bahwa kami adalah tim yang dapat menawarkan banyak hal di turnamen ini. Kami tahu bahwa kami akan menghadapi lawan kelas atas sekali lagi. Karena Spanyol, sama seperti Belgia, adalah lawan yang sangat sulit,” ungkap Mancini.

Untuk itu, Mancini meminta anak-anak asuhnya memanfaatkan waktu yang ada untuk memulihkan performa mereka sebelum bentrok dengan Spanyol. Sementara itu pelatih Belgia, Roberto Martinez memuji usaha yang diperlihatkan anak-anak asuhnya untuk mengejar ketertinggalan sepanjang laga di Munich.

“Mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk melangkah, selangkah demi selangkah setiap hari sejak awal turnamen,” ungkap Martinez.

Bagi Martinez, ini kedua kalinya ia gagal membawa Belgia dengan ‘generasi emas’ untuk menjuarai turnamen bergengsi.

“Perasaan yang benar-benar dapat Anda bayangkan, kesedihan dan kekecewaan karena saya tidak berpikir para pemain ini pantas tersingkir dari turnamen ini. Hari ini, kami menghadapi tim yang sangat bagus dan sayangnya, margin tidak menguntungkan kami,” jelas Martinez yang juga tidak mengetahui tentang nasibnya ke depan. (nuj)