Perjalanan Keempat Tim Semifinalis Piala Eropa 2020

Spread the love

JakCityNew (Eropa) – Jalan terjal sudah dilalui keempat tim, yakni Italia, Spanyol, Denmark, dan Inggris untuk bisa mencapai babak semi final Piala Eropa 2012. Babak semi final akan digelar di Stadion Wembley, dimana partai antara Italia dan Spanyol akan tersaji pada Rabu (7/7/21), 02:00 WIB, sebelum Inggris berhadapan dengan Denmark, satu hari berselang.

Berikut adalah perjalanan keempat tim semifinalis Piala Eropa 2020 :

Italia

Pasukan Roberto Mancini ini memulai usaha mereka sebagai salah satu tim favorit di Grup A. Tanpa hambatan yang berarti, tim berjuluk Gli Azzurri itu sukses mengalahkan lawan-lawan mereka dan lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup A. Menggilas Turki 3-0 pada laga perdana, Gli Azzurri melanjutkan kemenangan itu dengan membungkam Swiss 3-0, sebelum mengalahkan Wales 1-0 di laga pamungkas.

Namun Italia sempat dibuat kerepotan oleh Austria di babak 16 besar, sebelum akhirnya menang 2-1 lewat babak perpanjangan waktu, usai bermain 1-1 selama 90 menit laga dan lolos ke babak perempat final. Di fase ini, Italia rupanya tidak memiliki kesulitan berarti untuk menyingkirkan Belgia yang notabene adalah tim peringkat satu dunia bersi FIFA. Pasukan Mancini kembali menang dengan skor 2-1.

Spanyol

Mengawali turnamen dengan derasnya hujan kritik karena proses seleksi pemain yang tidak terlalu memuaskan, penampilan pasukan Luis Enrique terbilang kurang meyakinkan. Beruntung, tim berjuluk Matador ini berhasil lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup E, di bawah Swedia (juara grup). Sempat bermain imbang tanpa gol kontra Swedia dan ditahan Polandia 1-1 di dua laga pembuka, Spanyol sukses menggenggam tiket ke babak 16 besar, usai membantai Slowakia 5-0.

Di babak 16 besar, Spanyol bahkan harus ‘memeras keringat’ saat menghadapi Kroasia di babak 16 besar. Matador akhirnya berhasil melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan Kroasia 5-3 lewat babak perpanjangan waktu, usai bermain 3-3 selama 90 menit laga. Kondisi serupa terjadi di babak perempat final. Pasukan Enrique kembali harus ‘memeras keringat’ untuk mengalahkan Swiss lewat adu penalti 3-1, usai bermain 1-1 selama 120 menit laga.

Baca juga :

Inggris

Tim besutan Gareth Southgate ini menjadi satu-satunya tim di babak semi final yang belum pernah sekalipun kebobolan. Harry Kane dan kolega berhasil melaju ke babak 16 besar sebagai Juara Grup D setelah mengalahkan Kroasia 1-0, ditahan mbang Skotlandia tanpa gol, dan menang 1-0 atas Republik Ceko. Meski tampil kurang meyakinkan di fase grup, ketajaman tim berjuluk Tiga Singa itu justru mulai ditunjukkan pada fase gugur.

Hal itu diperlihatkan Kane dan kolega saat memulangkan juara Piala Eropa tiga kali, Jerman 2-0 pada babak 16 besar. Dalam laga itu, Inggris bahkan mampu mempertahankan status ‘keperawanan gawang’ mereka. Ketajaman taring Tiga Singa semakin tidak diragukan lagi setelah pasukan Southgate sukses membantai Ukraina 4-0 di babak perempat final, sekaligus memastikan langkah mereka ke babak semi final.

Denmark

Menjadi satu-satunya tim yang tidak berlabel tim favorit di Piala Eropa kali ini, tidak menyurutkan usaha Denmark untuk bisa menjadi tim terbaik. Terlebih setelah mereka kehilangan Christian Eriksen yang harus istirahat total setelah kolaps pada penghujung babak pertama melawan Finlandia. Penderitaan Denmark semakin lengkap setelah mereka kalah 0-1 dari Finlandia dan menyerah 1-2 dari Belgia di laga berikutnya.

Beruntung, pasukan Kasper Hjulmand itu bangkit dari keterpurukan dan melenggang ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup B, usai menggilas Rusia 4-1 pada laga pamungkas. Kejutan yang dibuat Denmark kembali berlanjut saat mereka membungkam Wales 4-0 di babak 16 besar, sekaligus lolos ke babak perempat final. Namun ledakkan tim berjuluk Dinamit itu, tidak terlalu membahayakan, meski mereka mampu mengalahkan Republik Ceko 2-1 dan lolos ke babak semi final. (nuj)