Sukses ‘Menebus Dosa’, Gli Azzurri Akhiri Penantian 53 Tahun

Spread the love
Timnas ‘Gli Azzurri’ Italia.

JakCityNew (Eropa) – Penantian panjang selama 53 tahun untuk kembali menjuarai Piala Eropa, dituntaskan ‘Gli Azzurri’ Italia dengan mempermalukan ‘Tiga Singa’ Inggris di rumah mereka sendiri, Senin (12/7/21) dini hari WIB.

Bermain di Stadion Wembley, tim besutan Roberto Mancini itu sukses mengalahkan Tiga Singa lewat drama adu penalti 3-2, usai bermain 1-1 selama 120 menit laga pada partai final Piala Eropa 2020.

Ini menjadi trofi kedua Italia setelah pertama kali meraihnya pada 1968 silam di kadang sendiri. Sejak saat itu, Italia sejatinya punya dua kali kesempatan untuk menjadi juara saat mereka berhasil melaju ke final pada edisi 2000 di Belgia-Belanda dan 2012 di Polandia-Ukraina. Namun Italia gagal dalam dua kesempatan tersebut. Italia kalah 1-2 dari Prancis pada babak perpanjangan waktu dengan sistem ‘golden goal’ pada 2000 silam dan menyerah 0-4 dari Spanyol pada 2012.

Dalam kesempatan yang sama di partai final Piala Eropa kali ini, hal itu tidak disia-siakan anak-anak asuh Mancini. Sukses mereka kali ini bahkan terbilang luar biasa. Pasalnya, Gli Azzurri sukses menggenapi rekor tidak terkalahkan dalam 39 laga di berbagai kompetisi sejak takluk 0-1 dari Portugal pada September 2018 lalu. Seperti dilansir Opta, itu adalah rekor tidak terkalahkan terpanjang dalam sejarah Timnas Italia.

Baca juga :

Terakhir, Inggris yang berstatus sebagai tuan rumah partai final Piala Eropa 2020, tidak mampu berbuat banyak setelah kalah 2-3 dalam drama adu penalti usai bermain 1-1 selama 120 menit, melawan Gli Azzurri. Padahal, pasukan Mancini sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Luke Shaw ketika laga belum genap berusia dua menit. Namun Italia menyamakan kedudukan, berkat gol Leonardo (67″), sekaligus mengunci skor 1-1 hingga 120 menit laga.

“Laga ini berkembang menjadi sangat sulit, namun kemudian kami mendominasi permainan. Dalam babak adu penalti, anda butuh sedikit keberuntungan dan saya meminta maaf kepada orang-orang Inggris, meski kami telah berkembang pesat dan masih bisa berkembang. Kami turut senang dengan orang-orang Italia, saya tidak bisa berkata-kata lagi buat para pemain saya,” kata Mancini dikutip Sky Sport Italia, usai menang 3-2 atas Inggris dalam adu penalti.

Sebelum menukangi Italia pada 2018 lalu, Mancini sempat merasakan kesedihan yang dalam setelah mereka gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018. Namun kini Mancini berhasil ‘menebus dosa’ itu dengan membawa pulang trofi Piala Eropa kembali sejak 53 tahun lamanya.

“Ini akan menjadi momen yang emosional dan sulit untuk dilupakan bagi orang-orang Italia. Sekarang kami telah menebusnya dan saya tidak dapat berkata-kata lagi,” tuntasnya. (nuj)

Tinggalkan Balasan