{"id":10217,"date":"2023-11-22T02:23:39","date_gmt":"2023-11-22T02:23:39","guid":{"rendered":"https:\/\/jakcitynews.com\/?p=10217"},"modified":"2023-11-23T18:23:51","modified_gmt":"2023-11-23T18:23:51","slug":"lanyalla-bukan-hanya-cegah-urbanisasi-desa-harus-jadi-kekuatan-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/2023\/11\/22\/lanyalla-bukan-hanya-cegah-urbanisasi-desa-harus-jadi-kekuatan-ekonomi\/news\/10217\/","title":{"rendered":"LaNyalla: Bukan Hanya Cegah Urbanisasi, Desa Harus Jadi Kekuatan Ekonomi"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" width=\"500\" height=\"300\" src=\"https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231123-WA0001.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-10216\" srcset=\"https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231123-WA0001.jpg 500w, https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231123-WA0001-300x180.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ketua DPD RI AA. LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Humas DPD RI)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>JakCityNews (Ponorogo) \u2013 Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa keberadaan desa dengan segala potensi di dalamnya harus dapat menjadikan desa sebagai kekuatan ekonomi utama dalam menopang kehidupan masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut disampaikan LaNyalla di acara Sarasehan dan Serap Aspirasi Masyarakat Asosiasi Kepada Desa Kabupaten Ponorogo bertajuk \u201cOtonomi Desa untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat\u201d, Rabu (22\/11\/2023), di Pendopo Kantor Bupati Ponorogo, Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDesa harus menjadi kekuatan ekonomi, bukan hanya untuk mencegah urbanisasi. Tetapi karena sumber daya alam dan sumber ketahanan pangan nasional, sejatinya berada di desa. Karena itu, sudah seharusnya pemerintah pusat mengucurkan dana desa yang diperbesar dari tahun ke tahun,\u201d kata LaNyalla.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi LaNyalla mengingatkan, keberadaan dana desa harus dimaksimalkan dengan perencanaan dan eksekusi program yang matang. Karenanya orientasi dari pemangku kebijakan di desa, baik itu kepala desa maupun badan permusyawaratan desa dan stakeholder lainnya, harus satu orientasi untuk memperkuat desa sebagai kekuatan ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cHarus ada satu orientasi. Yakni, mewujudkan kesejahteraan desa. Kemajuan desa. Dan menentukan potensi unggulan yang harus digali dan diwujudkan untuk menjadi kekuatan ekonomi,\u201d ujar LaNyalla.<\/p>\n\n\n\n<p>Potensi desa ini harus dipilih dan ditentukan. Karena antara satu desa dengan desa lainnya tentu memiliki perbedaan potensi. Kesepakatan ini harus lahir dari stakeholder di desa tersebut dan bukan lahir dari program pemerintahan di atas desa. Bukan atas arahan bupati, gubernur atau presiden sekalipun.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKarena yang lebih tahu potensi desa, adalah warga di desa itu. Sekali lagi bukan top down. Tapi harus bottom up. Karena desa memang harus mandiri,\u201d ujar LaNyalla di hadapan seluruh kepala desa di Kabupaten Ponorogo.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itu, lanjut LaNyalla, desa harus melakukan lima hal prioritas. Pertama adalah pengembangan kapasitas aparatur desa. Selanjutnya adalah peningkatan kualitas manajemen pemerintah desa dan ketiga pembangunan desa. Selanjutnya yang keempat adalah pengelolaan keuangan desa. Dan terakhir penyusunan peraturan desa.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tempat yang sama, Bupati Ponorogo&nbsp;<br \/>Sugiri Sancoko mengatakan, antusiasme kehadiran para camat dan kepala desa sangat mengejutkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni semua menunjukkan bahwa kami sangat ingin mendengarkan dari panjenengan, semua sangat ingin memberikan aspirasi. Mendengarkan sambutan Bapak LaNyalla. Alhamdulillah Pak Nyalla menyempatkan hadir di sini. Terima kasih Pak Nyalla,\u201d kata Sugiri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JakCityNews (Ponorogo) \u2013 Ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa keberadaan desa dengan segala potensi di dalamnya harus dapat<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10216,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[27,56,33,37],"tags":[],"aioseo_notices":[],"views":13,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10217"}],"collection":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10217"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10217\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10218,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10217\/revisions\/10218"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10216"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10217"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10217"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10217"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}