{"id":2612,"date":"2022-03-16T12:57:26","date_gmt":"2022-03-16T12:57:26","guid":{"rendered":"https:\/\/jakcitynews.com\/?p=2612"},"modified":"2022-03-16T12:57:27","modified_gmt":"2022-03-16T12:57:27","slug":"elit-politik-harus-perbaiki-pola-komunikasi-agar-tak-buat-gaduh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/2022\/03\/16\/elit-politik-harus-perbaiki-pola-komunikasi-agar-tak-buat-gaduh\/nasional\/2612\/","title":{"rendered":"Elit Politik Harus Perbaiki Pola Komunikasi Agar tak Buat Gaduh"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/enambelas-2-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2613\" srcset=\"https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/enambelas-2-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/enambelas-2-300x169.jpg 300w, https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/enambelas-2-768x432.jpg 768w, https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/enambelas-2.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>JakCityNews (Bengkulu) &#8211; Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah dan para elit politik untuk memperbaiki pola komunikasi. Pasalnya, pola komunikasi yang diperlihatkan saat ini justru kerap membuat gaduh.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Masalah ini harus menjadi concern para Doktor Ilmu Komunikasi untuk ikut memberikan sumbangan saran dan pemikiran kepada para pemegang kebijakan. Pemerintah dan elit &nbsp;politik harus menghindari kegaduhan publik akibat pesan dan kegagalan membangun komunikasi yang baik,&#8221; kata LaNyalla saat memberikan Keynote Speech secara virtual pada Seminar Nasional Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung dengan tema Resiliensi Komunikasi di Era Pandemi Covid-19, Selasa (15\/3\/2022).<\/p>\n\n\n\n<p>Senator asal Jawa Timur itu melanjutkan, pada masa pandemi Covid-19, pola komunikasi negara untuk menghadapi pandemi dan mengatasi dampaknya, masih memiliki beberapa kelemahan. Terutama dari sisi resiliensi komunikasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya pernah memberi catatan kritis kepada para pemegang kebijakan terkait pandemi Covid-19, &nbsp;karena &nbsp;terdapat perbedaan, bahkan pertentangan dan kesimpangsiuran informasi terkait penanganan pandemi,&#8221; paparnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Informasi yang membingungkan public, menurut LaNyalla terjadi akibat perbedaan informasi dan kebijakan antar-Kementerian dan Lembaga.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya tidak mengerti, apakah &nbsp;dikarenakan ketidaksiapan para pemegang kebijakan dalam menghadapi pandemi ini atau memang pola komunikasi yang tidak tersiapkan dengan baik di era pandemi,&#8221; ucap LaNyalla.<\/p>\n\n\n\n<p>LaNyalla memaparkan, data yang ia terima dari pembacaan mesin big data menyatakan masyarakat tidak antusias membicarakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTetapi tetap saja sejumlah elit politik melempar isu tersebut. Termasuk seorang ketua partai dengan enteng saja mengatakan; kalau partai politik kompak, Jokowi pasti setuju,&#8221; kata LaNyalla.<\/p>\n\n\n\n<p>Dijelaskannya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan mengatakan pemerintah tidak pernah membahas. Tetapi tiba-tiba Menteri Koordinator Investasi dan Maritim mengatakan mayoritas rakyat pemilih partai politik mendukung penundaan pemilu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya menduga kegaduhan publik hampir 100 persen sebenarnya disumbang oleh pola dan pesan komunikasi yang dilontarkan elite politik, yang kemudian diresonansi oleh pegiat media sosial atau buzzer-buzzer pendukung elite politik tersebut,&#8221; papar LaNyalla. (Bas\/Gatt)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JakCityNews (Bengkulu) &#8211; Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah dan para elit politik untuk memperbaiki pola komunikasi.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2613,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[32,33],"tags":[],"aioseo_notices":[],"views":5,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2612"}],"collection":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2612"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2612\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2614,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2612\/revisions\/2614"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2612"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2612"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2612"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}