{"id":9960,"date":"2023-11-04T01:39:25","date_gmt":"2023-11-04T01:39:25","guid":{"rendered":"https:\/\/jakcitynews.com\/?p=9960"},"modified":"2023-11-05T10:39:39","modified_gmt":"2023-11-05T10:39:39","slug":"kembalikan-pancasila-sebagai-norma-hukum-tertinggi-lanyalla-kembali-kepada-konstitusi-pendirinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/2023\/11\/04\/kembalikan-pancasila-sebagai-norma-hukum-tertinggi-lanyalla-kembali-kepada-konstitusi-pendirinya\/news\/9960\/","title":{"rendered":"Kembalikan Pancasila Sebagai Norma Hukum Tertinggi, LaNyalla: Kembali Kepada Konstitusi Pendirinya"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" width=\"500\" height=\"300\" src=\"https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231104-WA0006.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9959\" srcset=\"https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231104-WA0006.jpg 500w, https:\/\/jakcitynews.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/IMG-20231104-WA0006-300x180.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ketua DPD RI AA. LaNyalla Mahmud Mattalitti menjadi Keynote Speech Seminar Kebangsaan Pemuda Panca Marga (PPM) bertema &#8216;Menjelmakan Kembali Indonesia Menurut Cita-cita Para Pendiri Bangsa&#8217; di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen Senayan. (Foto: Humas DPD RI)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>JakCityNews (JAKARTA) \u2013 Mengembalikan Pancasila sebagai norma hukum tertinggi negara, menurut Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, merupakan satu-satunya cara menjelmakan kembali Indonesia sesuai cita-cita para pendiri bangsa.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal itu dikatakan LaNyalla saat menjadi Keynote Speech Seminar Kebangsaan Pemuda Panca Marga (PPM) bertema \u2018Menjelmakan Kembali Indonesia Menurut Cita-cita Para Pendiri Bangsa\u2019 di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Sabtu (4\/11\/2023).<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMengembalikan Pancasila sebagai norma hukum tertinggi negara artinya Konstitusi Indonesia harus kembali kepada Konstitusi yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa. Yaitu, Undang-Undang Dasar 1945 sebelum Amandemen tahun 1999 hingga 2002 silam,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seminar menghadirkan Pengamat ekonomi politik, Ichsanuddin Noorsy dan Dosen Politik UI Dr Mulyadi sebagai narasumber yang dimoderatori oleh Dr Ngurah Sucitra, Dosen STIN.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk itulah, LaNyalla melanjutkan, pentingnya gerakan kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945 sebelum Amandemen. Karena sistem bernegara yang dirumuskan para pendiri bangsa terdapat di dalam Konstitusi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan Konstitusi hasil Amandemen tahun 1999 hingga 2002 jelas mengganti sistem bernegara yang dirumuskan para pendiri bangsa. &#8220;Bahkan telah meninggalkan Pancasila sebagai identitas Konstitusi dan justru menjabarkan nilai-nilai individualisme dan liberalisme barat,\u201d tukas dia lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara untuk melihat seperti apa Indonesia yang dicita-citakan para pendiri bangsa, LaNyalla mengajak untuk membaca kembali pikiran-pikiran para pendiri bangsa yang terdokumentasi secara lengkap dalam sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Terutama dalam notulensi yang tercatat rapi, saat para pendiri bangsa bersidang menyiapkan lahirnya negara ini dalam forum BPUPK dan PPKI. \u201cDalam risalah notulensi jelas disepakati bahwa Indonesia adalah negara hukum yang terikat dengan filosofi dasarnya, yaitu Pancasila. Artinya Indonesia bukan saja sekedar negara hukum. Tetapi negara hukum Pancasila,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Umum Pemuda Panca Marga (PPM), Berto Izaak Doko menjelaskanPemuda Panca Marga mendapatkan mandat untuk secara konsisten mengimplementasikan jiwa, semangat, dan nilai-nilai juang 1945 (JSN\u201945). Salah satu upayanya adalah menjawab persoalan bangsa saat ini.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cFaktanya perjalanan bangsa sudah tidak on the track, apalagi setelah dilakukannya amandemen Konstitusi 1 sampai 4. Bagi kami itu cacat hukum. Makanya kami setuju kembali ke UUD 45 naskah asli yang diterbitkan pada tanggal 18 Agustus 1945, agar bangsa ini kembali sesuai cita-cita para pendiri bangsa,\u201d ujarnya. (gsu)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JakCityNews (JAKARTA) \u2013 Mengembalikan Pancasila sebagai norma hukum tertinggi negara, menurut Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, merupakan satu-satunya<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9959,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[27,56,32,33,37],"tags":[],"aioseo_notices":[],"views":9,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9960"}],"collection":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9960"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9960\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9961,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9960\/revisions\/9961"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9959"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jakcitynews.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}