Infrastruktur Mudik Buruk, Anggota DPR Fraksi PKB Tagih Tanggung Jawab BUMN

JakCityNews (JAKARTA) – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, Imas Aan Ubudiyah memberikan teguran keras kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor karya terkait buruknya kondisi infrastruktur dan kemacetan parah yang mewarnai arus mudik Lebaran 2026. Ia mendesak BUMN karya untuk segera turun tangan memastikan keselamatan dan kenyamanan pemudik di titik-titik vital.
“BUMN karya harus hadir sebagai solusi, bukan justru menjadi bagian dari persoalan. Komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang layak dan nyaman harus benar-benar diwujudkan, apalagi ini momentum mudik yang sangat krusial bagi masyarakat, ” tegas Imas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Imas menyoroti banyaknya laporan mengenai jalan berlubang, proyek perbaikan yang belum tuntas, serta minimnya penerangan jalan yang menjadi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat. Menurutnya, kelalaian dalam pemeliharaan jalan tidak bisa dianggap sepele.
“Jalan berlubang dan perbaikan yang belum selesai adalah ancaman nyata. Saya mendesak langkah cepat dan konkret: percepat perbaikan darurat, optimalkan manajemen lalu lintas, dan tingkatkan fasilitas pendukung seperti rest area,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan lapangan, Imas merinci sejumlah titik yang memerlukan penanganan segera akibat kemacetan panjang dan kerusakan jalan. Di antaranya titik rawan: Jalur Pantura (Brebes–Pekalongan), Tol Trans Jawa (area rest area), Tol Tangerang–Merak (Bitung), ruas tol Kayu Agung–Palembang, jalur selatan (Tasikmalaya–Garut), serta Lintas Sumatera (Sibolga–Pandan).
Legislator PKB ini juga meminta BUMN karya meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan Pemerintah Daerah agar penanganan di lapangan lebih responsif. (Nes)
