Final Four Proliga 2026: JPE Juara Putaran Pertama, Usai Kalahkan Gresik Phonska Plus

​JakCityNews (Solo) – Juara bertahan putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) meraih gelar juara putaran pertama Final Four Proliga 2026, usai kalahkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 (25-19, 25-19, 21-25, 25-23) pada laga pembuka seri kedua, di GOR Sritex Arena Solo, Kamis (9/4/2026).

Kemenangan ini sekaligus memperkokoh posisi JPE di klasemen sementara, sekaligus menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Alessandro Lodi yang sempat memberikan ancaman serius di set ketiga dan keempat.

​Gelar ini juga JPE memperoleh hadiah uang pembinaan sebesar Rp 60 juta dan juga membuka peluang lolos ke grand final dua pekan lagi di Yogyakarta.

​JPE langsung menurunkan kekuatan penuh sejak awal laga. Mengandalkan Megawati Hangestri, Irina Voronkova, dan Wilma Salas, JPE langsung tancap gas dengan unggul 8-5 di awal set. Meski bintang Phonska Plus, Oleksandra Bytsenko, sempat menyamakan kedudukan menjadi 8-8, JPE tetap tampil lebih tenang.

​Memasuki fase krusial, Phonska Plus mencoba bermain kreatif melalui Arnetta Putri dan Medi Yoku, namun koordinasi pertahanan JPE yang digalang Tisya Amallya terlalu rapat. Setelah unggul 24-19, sebuah smash keras dari Wilma Salas memastikan kemenangan JPE di set pertama dengan skor 25-19.

​Phonska Plus sempat memberikan harapan di awal set kedua dengan memimpin 6-4. Namun, mentalitas juara JPE berbicara. Megawati dkk berhasil membalikkan keadaan menjadi 15-10, berkat rentetan servis mematikan dari Irina Voronkova.

​Pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi, sempat mengambil time out saat timnya tertinggal 12-16. Upaya tersebut membuahkan hasil tipis, namun dominasi JPE tak terbendung. JPE mengunci pergerakan Medi Yoku dan menutup set kedua kembali dengan angka identik, 25-19.

​Tertinggal dua set tak membuat Phonska Plus patah arang. Mengandalkan duet legiun asing Annie Mitchem dan Oleksandra Bytsenko, mereka sempat memimpin 5-3. Laga berjalan alot saat blok rapat Rissa Mega menyamakan skor menjadi 6-6.

​Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, mencoba meredam momentum lawan dengan time out, namun Phonska Plus sudah terlanjur “panas”. Meski Voronkova terus menerjang pertahanan lawan, Phonska Plus berhasil menjaga keunggulan 21-18 hingga mencapai set poin 24-21. Lewat perjuangan tanpa lelah, Phonska menutup set ini dengan skor 25-21, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

​Set keempat berjalan penuh ketegangan. Kedua tim saling kejar-mengejar angka mulai dari 4-4, 5-5, hingga 8-8. JPE sempat menjauh 11-8, namun Bytsenko kembali membawa Phonska menempel ketat 14-15.

​Puncak drama terjadi di akhir set saat Phonska Plus berhasil menyamakan kedudukan menjadi 21-21 dan kemudian 23-23. Di momen krusial ini, kematangan mental JPE menjadi pembeda. Dua poin terakhir berhasil diamankan oleh JPE untuk menyudahi perlawanan Phonska dengan skor 25-23.

Usai laga pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi mengucapkan selamat kepada Pertamina yang bermain sangat baik hari ini, “Kami mengakui Pertamina menampilkan permainan yang lebih dari kami,” kata Lodi.

Ia juga mengatakan akan melakukan evaluasi, dan harus terima atas kekalahan ini, ” Pemain kami bukan mesin, dan adakalanya kalah. Selanjutnya kami akan mencari poin di prrtandingan yang lebih baik yang akan datang, ” tukas Lodi.

Sementara itu,  kapten Phonska Plus Medi Yoku mengakui pertandingan hari ini memang hebat, “Dan kami mengakui kalah hari ini. Tapi kedepan kami akan berusaha lebih baik lagi,” ujar Medi Yoku.

Pelatih Pertamina, Bullent Karsioglu mengatakan, “Sejak melawan PLN dan Popsivo, kami terus melakukan evaluasi. Dan hari ini kami bisa membuktikan dengan kemenangan,” tukas Bullent Karsioglu.

Salah satu pemain JPE Irina Voronkova mengakui timnya sudah mulai bagus dan menyatu, “Kami sudah melakukan evaluasi yang baik, dan kami sangat mengikuti saran tim pelatih. Hasilnya kita hari ini kit bisa berhasil mengambil kemenangan,”  kata Voronkova.(eles)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.