Setelah Dipakai Senator Aceh, Kopiah ‘Alam Peudeung’ Ala Syech Fadhil Makin Diminati Warga Aceh

JakCityNews (Aceh) – Peci atau kopiah berwarna hitam dengan bendera Alam Peudeung berwarna merah kian diminati oleh warga di Aceh.
Hal ini disampaikan oleh sejumlah penjual souvenir Aceh kepada wartawan di sela-sela salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh, Jumat (18/2/2022).
“Sekarang kopiah Alam Peudeung termasuk yang cukup diminati di Aceh. Itu peci hitam dengan motif bendera Alam Peudeung berwarna merah. Banyak yang datang ke toko untuk membelinya. Tapi kami tidak tahu produksi siapa dan apakah ada didaftar mereknya,” kata Effendi, salah seorang perajin di Banda Aceh.
Menurutnya, hampir setiap hari ada saja pengunjung yang datang ke tempat usahanya untuk mencari kopiah hitam dengan sulaman bendera Alam Peudeung.
Dirinya mengakui, baru mengetahui keberadaan peci tersebut setelah bertanya-tanya ke sejumlah tokoh di Aceh. Kabarnya, kopiah ini mulai tenar sejak dipakai oleh salah seorang senator Aceh HM Fadhil Rahmi Lc MA.
Baca juga :
- Dukung Permen Komdigi, Hetifah Sjaifudian: Lindungi Anak di Ruang Digital
- Jaga Kinerja Ekspor ke Tiongkok Hingga AS, Komisi VII Dorong Fleksibilitas Industri Mamin
- Rachmat Gobel Apresiasi Transparansi Menteri ESDM soal Stok BBM Nasional
- Mudik Lebaran 2026: DPR Soroti Delay Maskapai dan Tarif Tiket
- Demi Perlindungan, Baleg DPR Wajibkan BPJS dalam RUU PPRT
“Peci ini cukup menarik karena bendera Alam Peudeung mirip dengan bendera Aceh sekarang tapi tidak memiliki garis hitam putih. Jadi berbeda,” katanya lagi.
“Mungkin karena mendekati puasa, jadi tradisi membeli peci sudah mulai berlangsung di Aceh dan Peci Alam Peudeung mulai trend,” kata Mustafa, penjual peci dan souvenir Aceh lainnya.
Sebagaimana yang diketahui, bendera Alam Peudeung adalah bendera Kerajaan Aceh Darussalam.
Syech Fadhil sendiri kerap memakai kopiah Alam Peudeung dalam beberapa pertemuan di Aceh. Salah satunya di Muzakarah Ulama se-Aceh yang berlangsung di Kota Lhokseumawe beberapa waktu lalu.
Keberadaan Kopiah Alam Peudeung ini sempat menarik perhatian para ulama Aceh. Peci Alam Peudeung juga dipakai ketika mendampingi wakil komisaris utama BSI, TGB Zainul Majdi saat ketemu Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al-Haytar. (Bas/Gatt)
