Chusnunia Chalim: Pentingnya Stabilitas Harga Pakan Ternak untuk Menjaga Ketahanan Pangan

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Chusnunia Chalim, saat kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke PT Japfa Comfeed Indonesia di Provinsi Lampung, (Foto : Dok. DPR)

JakCityNews (Lampung) – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga pakan ternak sebagai fondasi ketahanan pangan nasional. Penegasan tersebut disampaikannya saat kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke PT Japfa Comfeed Indonesia di Provinsi Lampung, pada Jumat (30/1/2026).

Menurut Chusnunia Chalim, pakan ternak merupakan sektor hulu yang sangat menentukan harga pangan di tingkat konsumen. Ia mengingatkan bahwa kenaikan harga pakan ternak akan berdampak langsung pada meningkatnya biaya produksi peternak, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga ayam, telur, daging sapi, serta produk pangan lainnya.

“Yang ingin kami pastikan adalah jangan sampai harga pakan ternak naik karena pasti akan berdampak ke sektor lainnya,” ujar Chusnunia Chalim kepada Parlementaria usai pertemuan.

Ia menegaskan bahwa apabila harga pakan ternak tidak dijaga stabil, maka rantai produksi pangan akan terganggu dan berpotensi memicu inflasi pangan. “Jika harga pakan ternak naik, biaya produksi di tingkat peternak akan meningkat dan harga ayam, telur, serta daging juga akan ikut naik,” tegasnya.

Dalam kunjungan kerja ke PT Japfa Comfeed Indonesia tersebut, Komisi VII DPR RI turut membahas berbagai faktor yang memengaruhi stabilitas harga pakan ternak, termasuk ketersediaan bahan baku. Chusnunia Chalim menyoroti ketergantungan sebagian bahan pakan ternak terhadap impor, sehingga kebijakan pemerintah harus dilakukan secara cermat agar tidak menimbulkan gejolak harga.

“Bahan baku pakan ternak sekitar 50 persen masih berasal dari impor. Oleh karena itu, kebijakan impor yang masih berupa wacana perlu dicermati agar tidak menimbulkan turbulensi pada harga pakan ternak,” ujar Politisi Fraksi PKB itu.

Chusnunia Chalim menambahkan bahwa stabilitas harga pakan ternak tidak hanya berdampak pada sektor peternakan, tetapi juga berpengaruh terhadap sektor perikanan dan industri pangan lainnya. Oleh sebab itu, pengawasan terhadap industri pakan ternak menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya menjelang periode rawan kenaikan harga seperti bulan puasa dan Idulfitri.

Selain menyoroti aspek harga, Chusnunia juga mengapresiasi kontribusi PT Japfa Comfeed Indonesia dalam penyerapan tenaga kerja lokal di Provinsi Lampung. “Sebagian besar, yakni sekitar 99 persen tenaga kerja di industri pakan ternak ini berasal dari masyarakat lokal,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Komisi VII akan terus mengawal kebijakan dan kinerja industri pakan ternak agar stabilitas harga tetap terjaga serta ketahanan pangan nasional dapat diperkuat secara berkelanjutan. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.