Novita Hardini: Kampung Batik Okra Bukti Potensi Ekonomi Desa Wisata Berdaya Saing Global

JakCityNews(Jakarta) – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan pentingnya penguatan desa wisata berbasis masyarakat sebagai instrumen peningkatan ekonomi lokal dan pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, apabila pemerintah daerah mampu mengaktivasi dan mendampingi desa-desa wisata, maka hal tersebut akan berdampak langsung terhadap peningkatan PAD.
“Kalau misalnya sebuah masyarakat digerakkan oleh pemerintah, saya rasa pemerintah akan lumayan terbantu bagaimana meningkatkan PAD di dalam daerahnya masing-masing melalui pengaktifasian desa-desa wisata, ” ujar Novita dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/2/2026).
Novita mencontohkan Kampung Batik Okra berpotensi menjadi representasi kawasan perkotaan dengan nilai wisata yang berdampak terhadap ekonomi besar bagi masyarakat lokal apabila dikelola secara terarah dan berkelanjutan.
Ia menambahkan kampung Batik Okra telah memiliki daya tarik nasional hingga internasional, dengan kunjungan yang berasal dari luar Surabaya, termasuk institusi pendidikan dan wisatawan mancanegara.
“Informasi dari para pembatik bahwa mayoritas yang datang kemari itu malah bukan dari orang Surabaya, tapi dari kampus-kampus atau sekolah-sekolah yang ada di Jakarta dan juga ada orang-orang luar, dalam artian foreign atau bule datang ke sini, ” katanya.
Ia juga menilai, pengembangan desa wisata berbasis masyarakat dapat menjadi referensi kebijakan bagi pemerintah daerah, terutama dalam mengoptimalkan potensi ekonomi kreatif yang lahir dari gerakan warga.
“Kalau misalnya pemerintah itu melihat datang ke tempat ini, saya rasa banyak inspirasi yang akan didapat karena semuanya ini berawal dari gerakan masyarakat itu sendiri, ” kata Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.
Novita menekankan konsep desa wisata harus dipahami secara komprehensif, tidak hanya menonjolkan keindahan kawasan, tetapi juga aktivitas kreatif yang mampu menciptakan pengalaman bagi wisatawan.
“Jadi desa wisata itu tidak hanya tentang seberapa indah desanya, seberapa indah kampungnya, tapi ada juga kreatif kegiatan-kegiatan yang bisa menghasilkan experience bagi para pengunjung, ” katanya. (Tim)
