Rusdi Hartono: Integritas di Setjen DPR RI Bukan Sekadar Slogan

JakCityNews (Jakarta) – Inspektur Utama (Irtama) Sekretariat Jenderal DPR RI, Rusdi Hartono, menegaskan komitmen lembaga dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas melalui Sosialisasi LHKPN, Gratifikasi, dan Survei Penilaian Integritas (SPI).
Rusdi menekankan bahwa integritas adalah nilai fundamental organisasi. Sosialisasi ini bertujuan memastikan seluruh jajaran, mulai dari pejabat Eselon II, III, hingga Tim Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), memahami kewajiban konstitusional mereka sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh jajaran memahami kewajiban dan tanggung jawabnya dalam menjaga transparansi. Integritas bukan sekadar slogan, tapi praktik kerja sehari-hari, ” tegas Rusdi di Gedung Nusantara, Senayan, Kamis (5/3/2026).
Rusdi mengapresiasi tingkat kepatuhan Wajib Lapor LHKPN di lingkungan Setjen DPR RI yang mencapai 100 persen pada periode pelaporan 2024. Untuk tahun 2025, sebanyak 110 Wajib Lapor mengikuti pendampingan pengisian agar laporan dilakukan secara akurat dan tepat waktu.
Selain kepatuhan laporan kekayaan, Setjen DPR RI mencatatkan tren positif pada nilai Survei Penilaian Integritas (SPI) yang dirilis KPK. Skor SPI Setjen DPR RI berhasil naik dari 72,81 menjadi 76,21 pada tahun 2025.
“Capaian ini patut disyukuri, namun tidak boleh membuat kita berpuas diri. Ini justru menjadi motivasi untuk terus memperbaiki area-area yang masih memerlukan penguatan pencegahan korupsi, ” ujarnya.
Terkait pengendalian gratifikasi, Rusdi mengingatkan kembali aturan yang tertuang dalam Peraturan Sesjen DPR RI Nomor 11 Tahun 2022. Ia menegaskan bahwa setiap gratifikasi yang berpotensi memengaruhi keputusan atau tindakan penyelenggara negara wajib dilaporkan sesuai mekanisme yang berlaku untuk menghindari konflik kepentingan.
“Melalui sinergi dengan KPK, Setjen DPR RI berharap budaya integritas semakin mengakar demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, ” katanya. (Tim)
