Mudik Lebaran 2026: DPR Soroti Delay Maskapai dan Tarif Tiket

JakCityNews (Jakarta) — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menegaskan bahwa kunci keberhasilan penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026 terletak pada sinergi kuat antara pemerintah, operator transportasi, aparat keamanan, dan masyarakat. Hal ini disampaikan guna memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan tertib di seluruh lini transportasi.
Salah satunya yang perlu serius ditangani yakni penanganan delay penerbangan. Komisi V mendesak pengawasan ketat terhadap ketepatan waktu maskapai.
“Keterlambatan pesawat di berbagai bandara adalah persoalan serius yang berdampak berantai, sehingga harus ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Huda melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Huda menambahkan hal lainnya yakni transparansi Tarif (Rate Check). Ia berpendapat pengawasan tarif dilakukan untuk memastikan harga tiket tetap terjangkau dan transparan bagi masyarakat, sekaligus mencegah fluktuasi harga yang tidak wajar.
Komisi V DPR juga mendesak pemberantasan ‘Angkutan Zombie’: Penertiban terhadap angkutan ilegal atau kendaraan tanpa izin resmi menjadi prioritas. Langkah ini diambil untuk melindungi penumpang dari risiko keamanan dan keselamatan yang membahayakan jiwa.
Selain pengawasan fisik, Huda mendorong optimalisasi penerapan teknologi untuk memantau arus penumpang dan kendaraan secara real-time di moda darat, laut, maupun udara.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap setiap kebijakan yang diambil mampu meningkatkan kualitas layanan transportasi nasional dan memberikan rasa aman bagi seluruh pemudik,” katanya. (Tim)
