Ketua Komisi X DPR: Pembelajaran Tatap Muka Harus Jadi Prioritas Utama Ketimbang PJJ

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian (Foto : Biro Pemberitaan Parlemen)

JakCityNews (Jakarta) – Komisi X DPR RI menegaskan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah untuk mempertahankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah dinamika global yang menuntut efisiensi energi.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyatakan bahwa proses pendidikan tidak boleh terganggu oleh agenda efisiensi energi yang saat ini sedang berkembang.

“Pembelajaran tatap muka harus tetap menjadi prioritas utama. Selain lebih efektif, pendekatan ini krusial untuk menjaga kualitas interaksi serta memastikan kegiatan praktikum yang tidak tergantikan tetap berjalan,” ujar Hetifah dalam keterangan resminya, Sabtu (28/3/2026).

Hetifah menilai sistem zonasi yang telah berjalan justru menjadi kunci efisiensi energi yang natural. Dengan jarak sekolah yang dekat dari rumah, konsumsi energi di sektor transportasi secara otomatis menurun tanpa harus mengalihkan siswa ke pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Lebih lanjut, ia memperingatkan risiko besar jika belajar dari rumah kembali diterapkan secara luas. Antara lain yakni
Learning Loss (risiko penurunan capaian belajar siswa); Kesenjangan Akses (ketimpangan fasilitas dan pendampingan di rumah); dan
Aspek Sosial-Emosional berupa berkurangnya ruang interaksi yang menghambat pembentukan karakter anak.

Meski demikian, Hetifah memberikan catatan bahwa PJJ tetap menjadi solusi adaptif yang fleksibel untuk kondisi darurat, seperti bencana alam atau wilayah terpencil dengan keterbatasan tenaga pendidik.

Hetifah mengimbau Pemerintah Daerah agar tetap percaya diri melanjutkan PTM pasca libur Idulfitri.

“Kami meminta Pemda tidak ragu melaksanakan PTM sesuai kebijakan, sembari terus memperkuat dukungan bagi guru dan memastikan lingkungan belajar yang aman serta kondusif bagi siswa,” tegasnya. (Nes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.