Ida Fauziyah Akan Melakukan Revisi Aturan Pelaksana Program JHT

JakCityNews (Jakarta) – Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan, pihaknya akan melakukan revisi aturan pelaksana program Jaminan Hari Tua (JHT). Saat ini, pelaksanaan JHT diatur melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.
“Tadi saya bersama Pak Menko Perekonomian telah menghadap Bapak Presiden. Menanggapi laporan kami, Bapak Presiden memberikan arahan agar regulasi terkait JHT ini lebih disederhanakan,” ujar Menaker dalam pernyataan tertulisnya.
Ida menjelaskan, setelah Permenaker 2/2022 disosialisasikan, pemerintah memahami keberatan yang muncul dari para pekerja/buruh.
“Bapak Presiden sangat memperhatikan nasib para pekerja/buruh, dan meminta kita semua untuk memitigasi serta membantu teman-teman pekerja/buruh yang terdampak pandemi ini,” ujarnya.
Baca juga :
- TB Hasanuddin: Mundurnya Kabais TNI Jadi Momentum Bongkar Aktor Intelektual
- Tekan Dampak Harga BBM Dunia, Setjen DPR RI Pangkas Biaya Operasional
- Capaian Literasi Siswa di Bawah 50 Persen, Anggota DPR RI Desak Langkah Strategis
- Ketua Komisi X DPR: Pembelajaran Tatap Muka Harus Jadi Prioritas Utama Ketimbang PJJ
- Syarief Alkadrie Minta Pemerintah Perkuat Koordinasi Hadapi Arus Balik Lebaran 2026
Menaker menambahkan, dalam arahannya, Presiden Jokowi juga berharap dengan adanya tata cara klaim JHT yang lebih sederhana, maka dapat mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif.
“Bapak Presiden juga meminta kita semua, baik pemerintah, pengusaha, maupun teman-teman pekerja/buruh untuk bersama-sama mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang kondusif, sehingga dapat mendorong daya saing nasional,” tandasnya. (Alvim)
