PLN Mobile Proliga 2022 : Laga Tunda Elektrik Versus Petrokimia Digelar 25 Februari 2022


JakCityNews (Bogor) – Laga tunda PLN Mobile Proliga 2022 antara Jakarta Elektrik PLN (JEP) dan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia (GPP) dipastikan akan berlangsung 25 Februari 2022 di GOR Kawah Candradimuka Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor.
Laga JEP versus GPP itu ditunda menyusul lebih dari 50 persen pemain JEP terpapar covid-19. Seharusnya laga itu berlangsung pada hari terakhir seri kelima (13/2/2022) lalu.
Dua partai tunda lainnya yang seharusnya digelar pada akhir pekan lalu, dipastikan akan mulai digelar pada 20 Februari 2022 mendatang. Demikian dikemukakan wakil direktur Proliga, Reginald Nelwan. Tiga pertandingan tunda itu tidak dilaksanakan dalam waktu atau satu pekan yang sama, namun dibagi dalam tiga pekan.
Pertandingan tunda Jakarta Pertamina Pertamax versus Palembang Bank SumselBabel yang semula dihelat pada hari pertama putaran kedua (11/2/2022) dialihkan pada 20 Februari 2022 jam 18.30.
Baca juga :
- Samator Raih Gelar Peringkat Ketiga Proliga 2026
- Popsivo Polwan Raih Juara Tiga Proliga 2026, Usai Tekuk Electric PLN Mobile di Leg Kedua
- Grand Final Proliga 2026: Garuda Jaya Paksa Samator Mainkan Leg Ketiga Usai Menang Tipis 3-2
- Grand Final Proliga 2026: Popsivo Kantongi Satu Kemenangan di Leg Pertama
- Grand Final Proliga 2026: Samator Ungguli Garuda Jaya pada Leg Pertama
Sementara itu, laga tunda antara Jakarta Pertamina Pertamax dan Kudus Sukun Badak yang sedianya berlangsung Minggu (13/2/2022) lalu ditunda pada, Senin, 28 Februari 2022 mendatang jam 14.00.
Pertandingan tunda ini terpaksa dilakukan menyusul adanya lebih dari 50 persen pemain dalam satu tim terpapar covid-19. Sehingga laga harus ditunda.
Menurut Reginald, penundaan ini terpaksa dilakukan agar jadwal Proliga musim ini tetap selesai sesuai jadwal. “Jadwal pertandingan tunda ini kita selipkan pada jadwal yang sudah kita susun sebelumnya, agar kompetisi Proliga 2022 bisa selesai sesuai jadwal hingga 27 Maret 2022,” tegasnya.
Namun, lanjutnya, tidak tertutup kemungkinan akan ada laga tunda lagi jika ada tim yang lebih dari 50 persen terpapar covid-19. “Kita doakan sudah tidak akan ada lagi pemain yang terpapar,” tambah Regi.(eles)
